Minggu, 12 Oktober 2014

MACAM-MACAM BISNIS



1.  Membuat Kue-kue kecil (bisa berlanjut menjadi Catering)
Makanan adalah salah satu jenis usaha yang tak pernah mati. Dengan modal tidak terlalu besar dalam mengawalinya mungkin jenis ini bisa diperhitungkan. Pemasarannya pun jelas, bisa dengan buka toko sendiri (bila dana memadai), penitipan ke warung,dll.
klik link dibawah ini untuk anda yang mnginginkan bisnis ini berikut contoh kue dan resep serta trik pembuatannya.



Lokasi
Keuntungan lain usaha ini adalah anda tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat. Karena anda bisa mengerjakannya di rumah dengan memakai peralatan dapur yang sudah ada. Anda bisa saja menitip jualkan pada toko kue atau warung yang sudah ada. Jadi anda tidak usah dipusingkan dengan urusan lokasi. Tapi jika anda berniat membuka toko kue dengan menyewa tempat, sebaiknya pilihlah lokasi yang strategis. Biaya sewa tempat ini bisa mencapai Rp. 1 juta, tergantung dari seberapa strategis lokasi yang anda pilih nantinya.
Pemasaran
Promosi sangat di perlukan dalam setiap usaha, khususnya usaha seperti ini. Anda bisa membuat produk secara exklusive dengan memberikan merek dan kemasan yang menarik. Pada kemasan atau pembungkus tersebut bisa juga anda mencantumkan alamat dan nomor telepon sehingga memudahkan calon pelanggan untuk memesan produk anda. Alangkah lebih baik lagi, jika anda menyediakan juga jasa layanan antar sebagai layanan tambahan. Selain itu ketepatan waktu, menjaga kebersihan dan membina hubungan baik denagn para pelanggan, merupakan modal keberhailan pemasaran usaha anda. Satu lagi yang harus anda lakukan, yaitu jangan pernah malu bertanya pada para pelanggan tentang rasa dari poduk anda . Justru dari jawaban mereka yang jujur inilah bisa di jadikan evaluasi untuk menambah kualitas rasa maupaun kemasan produk.
Modal Usaha
Selain modal untuk memulai usaha ini, sebaiknya nansda mempunyai keterampilan, pengetahuan tentang produk, keberanian untuk menjual, pengetahuan dimana tempat membeli bahan baku ang baik dan murah, memasang target penjualan, berani berkreasi setiap waktu agar produk tetap selau up to date. Setelah anda mempunyai pengetahuan yang cukup, selanjutnya tinggal menyiapkan peralatan untuk memproduksi, seperti oven, mixer, aneka cetakan,loyang dan peralatan tambahan lainnya. Adapun biaya pengeluaran untuk peralatan tersebut bisa bekisar antara Rp. 1 juta – Rp. 2 juta, tergantunga dari kebutuhan anda. Sedangkan untuk bahan bakunya anda tinggal menyiapkan tepung, gula, telur, dan aneka bahan lainnya yang di butuhkan.
Biasanya kue-kue atau makanan kecil itu di jual mulai dari harga Rp. 500 s/d Rp. 5.000. Dari harga itu anda bisa memp[eroleh keuntungan sekitar 50 % – 200 %. Bahkan jika usaha anda makin di kenal dan anda sudah punya toko kue sendiri, maka keuntungan pun bisa makin berlipat-lipat. Tinggal bagaimana anda ingin membesarkan usaha ini. Dengan keuletan niscaya usaha ini cukup berpotensi.
Tips berbisnis makanan :
• Pengenalan dan Penjajakan
Lakukan pengenalan dan penjajakan di lingkungan sekitar.
• Harus Enak
Setelah mengetahui selera pasar, langkah berikutnya kualitas rasa.
• Tampilan Menarik
Ternyata tidak hanya rasa yang enak dan lezat saja yang di perhitungkan oleh pembeli, tampilan sangat berpengaruh disini.
• Pelayanan
Berikan pelayanan terbaik yang anda miliki, seperti kualitas rasa, kebersihan, deliveri tepat waktu, sapaan ramah dan senyum tulus.
• Lakukan Promosi
Mulai dari menyebarkan brosur, kartu nama, memberikan contoh gratis untuk dicoba hingga promosi yang paling efektif dari mulut ke mulut.
• Mengatur Keuangan
Pemasukan dan pengeluaran dalam mengelola usaha makanan atau kue ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari cara yang paling konvensinonal yan itu di catat di buku maupaun dengan pembukuan dengan cara mutakhir yaitu sistem komputer.

2.  Counter Pulsa
Hampir semua orang memiliki handphone saat ini, karena itu membuka usaha konter pulsa adalah suatu hal yang tepat. Anda tak perlu menyewa ruko untuk membuka jenis usaha ini. Memanfaatkan halaman rumah pun bisa Anda lakukan. Yang dibutuhkan hanya steling untuk meletakkan voucher pulsa non elektrik dan menampilkan kartu perdana yang baru. Selain itu, Anda menyiapkan buku untuk mencatat nomor-nomor telepon yang ingin diisikan pulsanya.
Sungguh, macam usaha seperti ini sangat murah sekali biayanya. Dikatakan murah, karena Anda tak membutuhkan modal untuk menyewa ruko. Memanfaatkan rumah sendiri adalah modal utamanya. Jika Anda ingin membuka gerai konter pulsa yang lebih besar, Anda bisa memanfaatkan bagian paling depan rumah Anda, jika modelnya seperti ruko. Baik Anda renovasi atau tidak, yang pasti Anda bisa memanfaatkannya untuk menjual pulsa dan handphone-handphone baru. Atau bahkan, Anda juga bisa membuka jasa service dan perbaikan handphone.
Perkiraan biaya, jika hanya membuka konter pulsa, maka dana yang dibutuhkan sekitar 2 jutaan saja untuk membeli steling kecil. Jika membuka usaha konter pulsa plus penjualan handphonenya, maka perkiraan modal sekitar 3-4 jutaan. Jenis usaha seperti ini tak akan menghabiskan modal banyak dan boleh dikatakan tak akan pernah padam. Karena semua orang membutuhkan pulsa. Selama handphone masih menjadi alat komunikasi utama, usaha seperti ini akan terus berkembang dan maju.

3.Menjual Alat Tulis Kantor
Jika rumah Anda berada dekat sekolah, kampus atau perkantoran, maka usaha yang cocok dibuka adalah menjual alat tulis kantor. Alat tulis kantor yang dimaksud adalah pulpen, pensil, buku tulis, dan segala hal yang dibutuhkan kantor maupun sekolah. Anda tidak perlu mengeluarkan modal yang besar. Cukup memiliki steling dan alat-alat yang ingin didagangkan.
Jika memiliki modal lebih besar sedikit, Anda juga bisa membeli mesin foto copy. Sekiranya modal Anda tidak mencukupi untuk membeli mesin fotokopi yang baru, Anda bisa membeli yang setengah pakai (second) atau bisa juga dengan menyewa mesin foto copy. Atau bahkan, Anda bisa membeli mesin foto copy secara kredit.
Karena keberadaan mesin fotokopi dengan alat tulis kantor sangat berhubungan . Dengan adanya mesin fotokopi, banyak orang yang bisa belanja bersamaan. Sambil memoto copy, ia juga bisa membeli alat tulis yang dibutuhkannya.
Jika usaha ini Anda buka di rumah sendiri, maka Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya sewa toko. Yang Anda pikirkan adalah biaya peralatan alat tulis kantor dan mesin foto copy.
Perkiraan modal yang dibutuhkan sekitar 3 jutaan, tanpa mesin foto copy. Jika Anda membeli mesin foto copy sekaligus dengan alat-alat tulis kantor maka modal yang Anda butuhkan sekitar 10 juta. Karena harga mesin foto copy standardnya berkisar 7-8 jutaan.


4.  LAUNDRY
Usaha laundry ini jika anda garap dengan serius, bisa menjadi suatu usaha yang menjanjikan. Jadi disini anda harus bisa memp[erhitungkan kebutuhan pelanggan. Dengan memberikan harga yang murah, pelayanan yang cepat dan bersih adalah kiat untuk mencari pelanggan. Kalau perlu lakukan survei ke beberapa tampat usaha cuci rumahan atau meminta brosur agar tahu harga pasarannya. Jika anda berniat untuk memperlua usaha, anda juga bisa mulai menerapkan sistem sewa, termasuk mencuci, mengeringkan, dan setrika. Tujuannya agar pelanggan merasa berada di rumah sendiri dan bisa mengontrol hasil cuciannya masing-masing. Disini anda bisa mematok harga sewa sebesar Rp.5000 per jam, luar detergen dan pengharum pakaian yang bisa mereka bawa sendiri, arau pun membeli di tempat anda.
Meskipun usaha ini mudah di lakukan, beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Lokasi
Untuk memulai usaha ini pemilihan lokasi tidak begitu penting dan anda bisa melakukannya di rumah sehi ngga tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat. Yang penting anda harus gencar berpromosi sehingga orang akan tahu di mana kita membuka usaha tersebut.
Pelanggan
Pengguna jasa dari usaha ini tidak ha nya datang dari kalangan menengah ke atas. Justru kebanyakan dari lingkungan mahasiswa, perumahan, atau pun tempat kos karyawan kantoran. Mungkin sebagai tahap awal, anda bisa mencari pesanan dari teman dekat atau lingkungan sekitar. Agar efektif sebarkan brosur berisi daftar harga cucian ke lingkungan sekitar. Untuk menjaring pelanggan dalam jumlah besar, anda bisa melakukan pendekatan ke hotel atau losmen terdekat. Jika mereka merasa puas, tentu anda juga yang memeti hasilnya.
Tenaga Kerja
Agar usaha anda ini berjalan maksimal, ada baiknya jika anda merekrut satu atau dua karyawan. Hal ini tergantung dari perkembangan usaha anda nantinya. Jika perlu anda bisa memberlakukan sistim kerja bergiliran, misalnya pagi dan siang. Anda bisa menggaji mereka dengan sistem bagi hasil, misalnya gaji bulanan di berikan sekitar Rp. 500 ribu kemudian anda memberikan bonus dari seberapa banyak cucian yang di tanganinya.
Modal Usaha
Untuk mendirikan usaha laundry kecil-kecilan seperti ini modal yang di butuhkan tidak banyak. Di sini anda hanya butuh investasi sekitar Rp. 1,5 juta s/d Rp. 4 juta. Modal itu nantinya untuk membeli mesi cuci dan mesin pengering pakaian yang jumlahnya tergantung dari besarnya usaha. Usaha ini juga membutuhkan alat setrika listrik. Ada pun harga setrika itu sekitar Rp. 200 ribu s/d Rp. 400 ribu per buah. Peralatan penunjang lainnya adalah rak untuk penempatan pakaian yang sudah siap dikirim ke pelanggan. Untuk harga rak di taksir sekitar Rp. 500 ribu s/d Rp. 1 juta.
Perlu juga di perhitungkan biaya-biaya operasional lainnya seperti listik, air, sabun atau detergen pencuci, pewangi atau pelembutan pakaian, hanger, dan plastik untuk menjaga kebersihan hasil cucian. Bgi anda yang ingin membuka jasa laundry kiloan, wajib menyediakan timbangan.
Faktor Risiko
Beberapa resiko dari usaha ini yang perlu di antisipasi sebelumnya adalah sepewrti air atau listrik mati, menghilangnya pakaian, kurang bersihnya hasil cucian, dan masih banyak lagi. Kalau anda sebagai penyedia layanan jasa mampu meminimalisasikan semua risiko yang ada, maka sudah waktunya anda di sebut sebagai pengusaha kecil yang sukses.
Tips sukses usaha laundry :
• Carilah lokasi yang strategis, seperti di lingkungan kampus, perkantoran, pasar, kos-kosan atau tempat keramaian lainnya.
• Mempunyai formula khusus untuk menghilangkan noda pada kain atau pakaian.
• Mengerjakan dengan tepat waktu sesuai dengan pesanan pelanggan.
• Memperlakukan karyawan sebagai mitra kerja.
• Harus bisa mengatur keuangan dengan sungguh-sungguh.
• Agar usahatetap berkembang, pembagian presentase antar karyawan harus wajar
• Mempunyai perjanjian untuk menyelesaikan masalah jika ada pakaian pelangganyang bermasalah, seperti rusak atau hilang.
• Membuat pembukuan yang rapi dan jelas.
• Membuat rekapitulasi dari setiap pemasukan per hari sesuai dengan jenis cucian apa saja yang banyak di cuci.
• Lakukan promosi yang kreatif di mana pun anda berada.

5.  USAHA WARNET
Kebutuhan akan internet ini sudah di perhatikan sejak lama oleh kalangan bisnis atau wirausaha. Tan pa di komando pun mereka mulai berlomba-lomba membuka fasilitas yang membeikan pelayanan jasa internet yang dalm bahasa gaulnya disebut warung internet alias Warnet.
Maraknya jumlah warnet di bebagai sudut kota di tanah air membuat persaingan bisnis ini semakin sangat ketat. Berbagai strategi di terapkan untuk menarik konsumen mulai dari discount harga, kecepatan akses hingga pelayanan tambahan lain yang di tawarkan pemilik warnet.
Sebagai langkah awal hal-hal yang perlu di perhatikan.
Lokasi
Jika memang memungkinkan rumah anda pun bisa di jadikan tempat usaha. Apa lagi jika di daerah tersebut sudah ada masuk TV Cable, sehingga anda bisa berlangganan dan memasang internet. Tapi jika anda ingin menyewa tempat, sebaiknya di gabung dengan bisnis lain seperti warung makan dan minuman. Sehingga biaya sewa pun akan lebih ringan karena anda bisa patungan dengan para pedagang makanan tersebut. Semakin strategis lokasi yang anda sewa maka semakin tinggi pula harga sewanya.
Pelanggan
Biasanya pelanggan yang datang ke warnet ini adalah mereka yang bosan menggunakan dari rumah atau mereka yang tidak memilki provider di rumah. Pelanggan dari usaha ini sebagian besar para pelajar dan mahasiswa.
Tenaga Kerja
Untuk menjalankan dan mengawasi usaha ini, anda bisa di bantu oleh satu oang pekerja yang memahami penggunaan komputer sekaligus merangkap sebagai kasir. Ada baiknya jika anda mempekerjakan saudara dari pasangan atau seseorang yang benar-benar bisa di percaya.
Modal Usaha
Harga sewa internet untuk satu jam berkisar antara Rp.2000 s/d Rp. 5000. Disini anda juga bisa menghasilkan pendapatan tambahan jika warnet anda sekaligus menyediakan makanan dan minuman ringan ynag bisanya sangat di butuhkan pelanggan.
Omset warnet ini juga tergantung dari lamanya pelanggan berinternet dan jumlah komputer yang di gunakan. Jika kedua hal tersebut tidak di perhatikan dan di kendalikan, bisa jadi omzet tidak memenuhi sehingga investasi akan mengalami kerugian.
Tips agar warnet laku :
• Melengkapi fasilitas warnet dengan menyediakan printer digital, scanner, bluetooth, infra merah, dan kabel data supaya bisa juga mencetak foto dari camera digital atau HP.
• Menyediakan jasa print dan scan, karena akan memudahkan pelanggan untuk mengerjakan tugas-tugas mereka (khususnya pelajar dan mahasiswa) sehingga mereka pun makin betah di warnet anda.
• Memilki konsistensi dalam hal pelayanan.
• Perangkat komputer harus terus di pelihara, di perbaiki, atau jika perlu di ganti.
• Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi komputer, maka usahakan untuk selalu up to date per 3 bulan sekali.
• Mengantisipasi pelanggan yan g usil untuk tidak merusak hardware atau software PC.
• Mempekerjakan karyawan atau operator yang jujur, ramah dan mampu mengjari atau membantu dengan sabar para pelanggan baru.
• Untuk menarik pelangganm isal pada jam-jam tertentu adakan penawaran diskon atau mungkin sekedar memberikan minuman ringan gratis.
• Memberikan harga sewa yang relatif terjangkau bagi pelanggan.

6.  JASA VIDEO SHOOTING – EDITING – TRANSFER VCD / DVD
Bagi sebagian orang mereka ingin memiliki kenangan yang bisa di jadikan media sebagai pengingat kejadian moment-moment tersebut. Disinilah peluang emas anda untuk memulai bisnis dengan memberikan jasa muali dari video shooting, edit video, hingga transver video ke VCD atau DVD.
Untuk jasa ini yang sangat di perluakan adalah ketelitian dalam mengambil gambar serta memotong film sesuai keinginan pelanggan. Jika perlu anda pun bisa memberikan arahan untuk mendapatkan gambar yang terbaik. Saekarang tingal bagaimana anda memulainya.
Lokasi
Anda bisa melakukannya di rumah atau bahain di kantor pada saat jam-jam kosong. Tapi jika semakin berkembang alangkah baiknya jika anda memulai menyewa temapt yang cukup strategis agar usaha anda semakin terlihat bonafide.
Pelanggan
Anda bisa menyebarkan brosur aatau kartu nama untuk lebih memudahkan dalam penjualan jasa anda. Jaringan terdekat sebagai pengguna jasa anda ini seperti pengusaha katering, event organizer, kerabat terdekat, dan masih banyak lagi.
Tenaga Kerja
Jika anda ahli dalam bidang usaha yang anda geluti ini, maka anda tidak membutuhkan karyawan. Tapi jika suatu saat nanti anda sudah merasa kewalahan maka tidak ada salahnya jika anda mulai memperkirakan karyawan yang benar-benar memahami seluk beluk editing film hingga memprosesnya dalam komputer.
Modal Usaha
Kalau modal tidak begitu besar, anda bisa mencoba membeli komputer kondisi second dengan harga sekitar Rp.2 juta s/d 3 juta. Jika baru harga komputer itu bisa berkisar Rp. 5 juta s/d p. 10 juta ( sudah lengkiap dengan fasilitas video edit / transfer), camcorder ( untuk shootingnya), camera digital atau analog.
Harga tarif dari jasa ini sangat bervariasi, untuk video shooting berkisar antara Rp. 150 ribu s/d Rp. 250 ribu. Untuk tansfer ke VCD Rp. 25 ribu s/d Rp. 50 ribu, sedangkan untuk transfer ke DVD harganya bisa jauh lebih mahal.

7.   USAHA MERANGKAI BUNGA
Bunga tidak ada habis-habisnya di eksplorasi. Di jadikan hadiah untuik yang tersayang, atau di taruh sebagai pajangan di sudut ruangan. Dewasa ini banyak kita jumpai kios-kios penjual rangkaian bunga. Dan tampaknya usaha merangkai bunga ini merupakan salah satu jenis peluang usaha yang bisa di kerjakan oleh siapa saja. Tidak di butuhkan kemampuan yang cukup rumit untuk memulai usaha ini. Hanya ketelatenan dan keuletan untuk memasarkan bunga-bunag karya anda. Jadi, peluang usaha ini sangat terbuka lebar, tinggal bagaiman anda membuat rangkaian bunga yang menarik bagi konsumen. Ada pun bunga-bunga tersebut bisa anda peroleh dari pemasok yang sebagian besa berasal dari Malang, Sukabumi, Bandung, bahkan dari luar negri seperti China.
Jika anda tertaik pada usaha ini, ada beberapa hal yang perlu anda pelajari.
Lokasi
Sebaiknya anda memulai usaha ini dengan menempati lokasi yang strategis. Tapi, sebagai pemula, di sarankan menyewa tempat yang memang khusus menjual rangkaian bunga. Dengan membuka usaha di lokasi yang memang sudah banyak pesaingnya, anda mempunyai keuntungan lainnya, sepwerti anda tidak perlu lagi repot-repot lagi mencari stok bunga segar untuk usaha ini. Karena petani bunga atau pemasok akan mendatangi anda untuk menawarkan produknya (bunga).
Pelanggan
Biasanya pelanggan untuk usaha ini sifatnya musima, misalnya menjelang hari kasih sayang, lebaran, dan lain-lain. Pada saat itulah pelanggan akan ramai mendatangi toko bunag yang mampu menarik selera dengan harga yang terjangkau tentunya. Untuik lebih meningkatkan jumlah pelanggan, sebaiknya sebarkan brosur di perkantoran, hotel, café, rumah sakit. Selain itu buatlah katalog yang memuat foto hasil bunga karya anda dan jangan lupa mengunjungi situs-situs di internet untuk mempromosikan usaha anda ini.
Tenaga kerja
Karena usaha ini butuh keuletan dan kreativitas, maka pilihlah pekerja yang paham betul karya seni atau teknik merangkai bunga. Biasanya gaji untuk pekerja ahli tersebut sekitar Rp. 1 juta. Kalau memang dana anda terbatas, anda bisa menerapikan sistim bagi hasil atau komisi sesuai dangan rangkain bunag yang terjual.
Modal Usaha
Modal yang harus di siapkan adalah biaya sewa tempat usaha. Biasanya biaya tersebut berkisar Rp. 5juta s/d 10 juta per tahun, tergantung dari seberapa strategis lokasi yang anda pilih. Persiapan lain yang di butuhkan untuk memulai usaha ini adalah penyediaan bahan untuk merangkai bunga, seperti pot, keranjang, papan gabus, plastik dan kertas hias, plester, bambu penyangga papan, dan aneka bahan lainnya di samping bunag segar sebagai produk utamanya.
Tips merangkai bunga :
• Melakukan perawatan secara rutin setiap hari
• Untuk vas, gunakan vas kaca bening agar bunga dapat terjaga kelembabannya, mudah terkena cahaya dan suhu pada bunga tetap stabil.
• 2 hari sebelum bunga menjadi layu, sebaiknya segera lakukan pengeringan.
• Agar kesuburan bunga bisa di pertahankan dan memperpanjang umu bunga, sebaiknya membubuhkan garam dalam air rendaman.
• Khusus untuk bunga potong yang mengeluarkan getah dari lukapotongannya, tangkainya di masukkan sejenak dalam air –panas sebelum di rendam dalam air dingin atau dengan mengoleskan api lilin.

8.  TOKO KELONTONG
Di toko kelontong anda bisa menjual barang-barang kebutuhan sehari –hari yang harganya terjangkau. Untuk membuka usaha ini pun bisa anda lakukan di rumah denganmodal relatif kecil dan tidak membutuhkan keahlian khusus.
Untuk sukses menghadapi persaingan, anda perlu memiliki nilai lebih yang tidak dimiliki oleh pesaing anda. Dan jika perlu menyatakan nilai lebih itu kepada para pelanggan anda agar mereka merasakan dan membuktikannya.Anda bisa menjual barang-barang yang tidak ada di toko pesaing tersebut sebagai produk andalan anda tersebut dengan menyediakan layanan jasa pengantaran.
Banyak juga yang menjadi penyebab usaha kelontong ini gagal, diantaranya adalah karena pemiliknya sering kali mencampur adukkan keuangan toko dengan keuangan pribadi. Dari pada anda mencampur adukkan kebutuhan pribadi dengan uang kas toko, alangkah baiknya jika anda menggaji diri sendiri atas pengelolaan toko tersebut.
Lokasi
Lokasi adalah salah satu faktor penting yang perlu di perhatikan dalam membuka usaha. Membuka toko kelontong mungkin akan lebih cocok untuk daerah pemukiman. Karenanya lakukanlah survei untuk mencari tempat yang sesuai dengan usaha anda.
Untuk mencoba usaha ini sebaiknya di pilih lokai yang padat pendudyk dan tidak ada tokosejenis dalam radius 50 meter. Jika dananya memungkinkan, anda bisa mencari lokasi strategis lainnya.
Pelanggan
Jadi dalam hal ini alangkah baiknya jika anda melakukan identifikasi, fakto apa swaja yang mempengaruhi keputusan membeli dari calon konsumen. Tapi jika ternyata calon konsumen menginginkan kenyamanan dalam berbelanja, maka anda harus mempertimbangkan ruang toko dengan fasilitas misalnya AC. Perhatikan masalah harga agar minimal sama, usahakan tidak lebih mahal dari pesaing. Tapi jangan juga terlalu murah agar tidak mematikan usaha pesaing.
Perlu juga melakukan observasi kepada calon pelanggan agar tanggap dan cepat menyesuaikan diri dengan selera pelanggan. Bisa juga menambah layanan siap saji dan siap antar ,atau menerima pesanan via telepon.
Tenaga kerja
Mungkin tidak terlalu bermasalah jika anda sendiri yang mengelola usaha ini, Tapi lain ceritanya jika anda ingin mempekerjakan karyawan. Sebelum anda mempekerjakan mereka sebaiknya terlebih dahulu anda mempehatikan masalah kepribadian dan kemampuannya. Sebaiknya mempekerjakan orang-orang di sekitar anda yang dapat di percaya, seperti saudara dari pasangan.
Modal Usaha
Modal awal untuk merintis usaha ini di perkirakan sekitar Rp. 4 juta s/d 5 juta. Perinciannya adalah Rp. 4 juta untuk stok barang (modal kerja), Rp.1 juta untuk etalase, dan sisanya untuk biaya operasional lainnya.

9.  USAHA JAHITAN
Khusus untuk usaha jahit- menjahit ini, sangat di butuhkan kreativitas yang tinggi. Karena pakaian meskipun bukan barang basi jika tidak terjual, tapi tetap saja memiliki masa ekonomis yang produksi. Artinya anda harus terus meneus mengebah mode pakaian aga tidak ketinggalan trend yang sedang berkembang.
Lokasi
Sebagai tahap awal, anda bisa memanfaatkan ruangan dalam ruangan anda, Tapi kalau memang dananya ada, di sarankan untuk memilih tempat yang strategis. Hal ini sekaligus bisa di manfaatkan sebagai sarana promosi, misalnya dengan memajang karya terbaik anda di etalase atau jika perlu dengan memasang plakat di depan toko.
Pelanggan
Semakin anda punya banyak kenalan dan aktiv di berbagai kegiatan, seperti arisan atau pengajian bisa menjadi lahan yang cukup menguntungkan.
Untuk menarik pelanggan buatlah brosur tentang aneka produk anda dan tawarkan diskon yang berlaku dalam waktu tertentu. Dan jangan lupa untuk selau berkomunikasi dengan pelanggan mengenai kualitas jahitan atau model yang mereka kehendaki.
Tenaga Kerja
Kalau memang anda tidak bisa menjahit, anda bisa merekrut karyawan, sedangkan anda yang bertugas memasarkan hasilnya. Untuk menghemat biaya, karyawan tersebut bisa anda gaji bedasarkan komisi. Dengan perekrutan karyawan ini, anda akan mempunyai sedikit risiko karena adanya perbedaan budaya dan aktivitas serta karakter sehari-hari.
Untuk itu, alangkah baiknya jika kayawan itu hasil didikan anda sendiikarena diharapkan mereka akan mengenal cara kerja dan model yang biasa di buat serta keinginan pelanggan.
Modal Usaha
Yang pertama kali di pesiapkan adalah mesin jahit dan peralatannya yang di sesuaikan denagn kebutuhan. Untuk pakaian dan celana yang modelnya cukup sederhana, anda bisa memasang tarif sekitar Rp. 40 ribu s/d 100 ribu. Sedangkan untuk kebaya, anda bisa mematok harga mulai Rp. 100 ribu s/d 200 ribu bahkan bisa jadi lebih mahal, tergantung seberapa rumit detail dan kainnya.
Penambahan modal berupa mesi dan tenaga kerja, bisa dilakukan jika selama ini anda sudah kewalahan menerima pesanan yang masuk.
Anda bisa membagi biaya-biaya tersebut menjadi 2 bagian, yaitu :
• Biaya tetap ( biaya operasional)
Yang termasuk kedalam biaya ini adalah gaji, uang makan untuk pekerja yang bisa dihitung dengan pasti.
• Biaya variabel ( biaya produksi per unit poduk)
Yang termasuk dalam biaya ini adalah upah pekerja per poting baju, bahan baju, benang, kertas pola, dan lain-lain.
Pada dasarnya keberlangsungan usaha ini tergantung pada banyaknya pelanggan dan ketekunan anda. Layanan yan g sangat baik serta memahami apa yang diinginkan pelanggan merupakan faktor yang penting dalam usaha ini.

10.

Cara Memulai Usaha Percetakan Undangan Pernikahan dengan Modal Kecil di Rumah!

Banyak cara atau lahan bisnis menguntungkan yang bisa kita kerjakan didalam rumah, salah satu contohnya adalah seperti usaha percetakan undangan pernikahan ini, dengan modal kecil kita sudah dapat memulainya!

Untuk menjalankan usaha ini bisa mulai kita lakukan dengan sebuah Komputer, Laptop danPrinter warna saja, untuk memaksimalkannya kita bisa juga menyediakan mesin scanner. Didalam Laptop atau Komputer tentunya harus sudah terinstall program pengedit foto seperti software Coreldraw dan Adobe Photoshop. Kedua software pengedit foto ini adalah paling terkenal dan paling mudah digunakan ( banyak ebook, tutorial dan panduan penggunannya di Internet )

Untuk pelengkap lainnya, kita juga harus menyediakan kertas untuk untuk cetak undangannya, cutter pemotong kertas, pelipat, plastik untuk pengemasan kertas undangan dan lainnya.

Dengan peralatan seadanya seperti diatas kita sudah bisa membuka usaha percetakan undangan pernikahan kecil-kecilan, percetakan menggunakan PRINTER ini hanya bisa digunakan untuk pesanan dalam jumlah yang terbatas, tidak bisa mencetak skala yang besar. Serta ukuran cetak dari produk harus menyesuaikan ukuran dari printer yang digunakan, misalanya printer ukuran A4, maka kita hanya dapat mengerjakan produk cetakan dengan maksimal ukuran kertas A4 saja. Contoh produknya seperti cetak undangan pernikahan/khitanan/ulang tahun, brosur, stiker label nama anak, kartu nama, amplop, dan lainnya.


Untuk usaha yang bisa dihasilkan dengan bantuan Komputer/Laptop dan Printer ini adalah seperti usaha percetakan undangan ini, usaha studio foto mini, usaha stiker label nama anak, usaha percetakan brosur, percetakan kalender, dan usaha percetakan kecil lainnya. Untuk info bisnis percetakan diatas bisa lihat ditulisan saya sebelumnya di sini DVD Pelatihan Bisnis Studio Foto Mini + Pelengkap Desainnya! dan DVD Pelatihan Usaha Stiker Label Nama Anak

Nah,,untuk ukuran cetak yang lebih besar maka kita perlu mesin large format printer atau wide format digital printer dengan ukuran yang lebih besar. Mesin printing besar ini biasa disebut dengan Mesin Digital Printing yang dapat mencetak hingga lebar 4 sampai 8 meter atau bahkan ada yang lebih lebar lagi. Akan tetapi mesin digital printer ukuran cetak besar ini memiliki kekurangan yaitu hanya dapat mencetak dalam jumlah terbatas.

Bila untuk mencetak dalam jumlah yang banyak dengan waktu yang cepat maka diperlukan Mesin berbeda! Mesin percetakan besar ini biasa disebut dengan Mesin Cetak Offset. Cara kerjanya berbeda dari mesin printer biasa dan digital printing diatas!

Untuk tahap cetaknya sebagai berikut, produk yang sudah kita desain di Laptop atau Komputer dibuat film, plat cetak dan selanjutnya diproses dimesin cetak offset. Untuk info tentang mesin cetak offset dan mesin digital printing bisa lihat ditulisan saya sebelumnya disini
Perbedaan Mesin cetak Ofsett dan Mesin digital printing
Tips memulai usaha digital printing modal kecil
Cara Memulai usaha Percetakan Digital

Oke, kita lanjut kembali, Usaha Percetakan Undangan merupakan salah satu peluang usaha yang menguntungkan, khususnya dalam dunia percetakan. Untuk modalnya usahanya pun tidak terlalu besar, hanya memerlukan Laptop atau Komputer dan printer kita sudah dapat memulainya!

Persaingan untuk usaha percetakan undangan ini memang terbilang cukup tinggi, untuk itu kita harus memiliki STRATEGI dan lebih KREATIF untuk dapat BERHASIL dalam usahaPERCETAKAN UNDANGAN PERNIKAHAN ini!

Misalnya seperti, memberi Bonus atau Diskon bila memesan lebih dari 50 kartu undangan, cara memberi diskon ini adalah strategi yang sangat ampuh untuk mendapatkan hati pelanggan, bila mereka puas, pastinya mereka akan ikut serta mempromosikan produk kita ke teman-temannya.

Stragegi lainnya seperti langsung menawarkan jasa kamu ke pihak yang akan mengadakan pesta, bahasa kerennya adalah cara jemput bola, cara ini juga sangat kratif dan efektif untuk mendapatkan pelanggan.


Kita juga perlu promosikan usaha baru kita dimulai dari orang-orang terdekat dahulu, dimulai dari teman dan tetangga dekat. Promosi juga bisa kita lakukan dengan alat bantu seperti brosur iklan, caranya dengan menempelkan ke tiang listrik, batang pohon, tembok tempat banyak orang berlalu lalang dan lainnya.

Promosi juga bisa kita lakukan dengan bantuan jejaring sosial (Internet) cara berpromosi ini juga sangat efektif, banyak yang telah berhasil dengan cara ini. Banyak strategi-strategi lainnya yang bisa kamu coba, kamu hanya butuh kekereatifan dalam berpromosi.

Untuk desain kartu undangan juga perlu di update yang terbaru, setidaknya kamu perlu mengkolesi desain-desain undangan, mulai dari desain undangan pernikahan, desain undangan ulang tahun dan desain undangan khitanan. Dengan memiliki desain-desain yang terbaru pastinya akan membuat para konsumen akan menilai percetakan undangan mana yang lebih bagus dan yang kurang bagus.

Nah,,lalu dimana bisa kita dapatkan koleksi kumpulan template desain undangan terlengkap dan terbaru tersebut ??

Disini saya secara khusus menjual beragam jenis Aneka Koleksi Desain Grafis Terlengkap dan terbaru. Salah satunya adalah Kumpulan Template Desain Undangan Pernikahan untuk keperluan usaha kamu!

Langsung saja, lihat ditulisan saya berikut:
Jual desain undangan pernikahan
Koleksi template undangan format coreldraw
Contoh desain undangan pernikahan

11.  

Cara Memulai Bisnis Peternakan Ayam

Cara Memulai Bisnis Peternakan AyamCara memulai bisnis peternakan ayam sering dilirik oleh para pengusaha besar atau pemula. Bisnis peternakan ayam memang dipandang begitu menjanjikan dengan potensi pasar yang sangat luas hampir di setiap wilayah. Anda bisa memanfaatkan penjualan melalui telur ayam, daging ayam, serta pupuk kAndang hasil kotoran ayam.
Beternak ayam juga terhitung begitu mudah apalagi yang kita ternak adalah ayam kampong yang mempunyai ketahanan serta kualitas daging yang sangat baik. di artikel ini, ada sedikit tips bagaimana memulai usaha dari rumah dengan cara beternak ayam. Silakan Anda mencobanya dan semoga sukses.

Pemilihan jenis ayam

Anda ingin beternak ayam kampung atau ayam ras? Jika ingin memperoleh hasil yang cepat maka ayam ras adalah pilihan utama. Ayam ras memang perkembangbiakan serta pertumbuhannya begitu cepat. Akan tetapi ayam kampung juga tidak kalah menguntungkan. Di bawah ini ada perbandingan sederhana antara ayam kampung dengan ayam ras dilihat dri segi keuntungan dan kerugiannya.

Ayam kampung

Keunggulan
  • Mudah diternakkan
  • Harga jual daging dan telur mahal
  • Biaya produksi tidak tinggi
  • Daging sehat
  • Kelemahan
  • Sangat lama
  • Banyak orang yang tidak suka karena ayam kampung lumayan keras dagingnya
  • Ayam Ras

Ayam Ras

Keunggulan
  • Daging lunak
  • Sebagian besar orang menyukainya
  • Harga jual daging dan telur normal
  • Cepat tumbuh dan berkembang biak
  • Pemasaran begitu mudah
Kelemahan
  • Daging tidak sehat karena terlalu banyak obat
  • Sistem ternak lebih sulit
  • Mudah mati

Peralatan dan perlengkapan

Anda membutuhkan kandang yang kapasitasnya sesuai dengan jumlah ayam. Anda akan membuat sebuah peternakan, jadi semuanya harus terorganisir dengan baik. amat disarankan untuk selalu meletakkan ayam di dalam kandang agar semuanya dapat dimanajemen dengan baik. sediakan beberapa kandang besar yang secara langsung digunakan untuk menampung ayam dalam jumlah banyak. usahakan untuk membuat kandang panggung agar kotoran ayam bisa ditampung.
Setelah penyediaan kandang selesai, langkah yang kedua adalah menyediakan perlengkapan berupa makanan, tempat minum ayam, serta obat-obatan yang disedikan untuk ayam yang sakit.

Teknik mengelola ayam setiap hari

Ayam diberikan makan dalam jumlah yang sama yaitu tiga kali sehari. Silakan Anda menentukan sendiri apa makanan ayam yang terbaik. Rata-rata ayam memperoleh makanan berupa dedak untuk meningkatkan pertumbuhannya. Dedak padi merupakan makanan yang murah dan bisa didapatkan dengan mudah.
Kemudian, untuk mencegah ayam dari penyakit dan membuatnya tetap sehat, maka cara terbaiknya adalah memberikan minuman yang dicampurkan dengan vitamin setiap harinya. Jika ada ayam yang sakit maka segera pisahkan dan libatkan dalam perawatan khusus.
Jaga kebersihan kandang ayam dengan menyapu dan menampung kotoran ayam dalam seminggu sekali. Kotoran ayam bisa dijadikan sebagai pupuk kandang dan masih bisa menghasilkan. Berikan penyemprotan anti bakteri agar ayam terhindar dari penyakit seperti flu burung.

Menghasilkan uang dari ayam

Anda bisa mulai menjual telur ayam setiap hari, kemudian beberapa telur bisa ditetaskan melalui mesin penetas. Untuk memasarkan telur ayam, silakan Anda menyalurkannya ke banyak warung atau mencari seorang distributor telur dan kemudian ia yang menyalurkan telur tersebut di warung-warung kelontong daerah Anda.
Kalau soal daging, seperti tidak perlu khawatir karena para pedagang ayam di pasar, penjual sate, penjual ayam bakar. serta panjual mi ayam siap menampung stok ayam Anda. Anda bisa mencari langganan dengan menetapkan harga yang murah terlebih dahulu kemudian baru selanjutnya bisa mengikuti harga normal.
Itulah sekedar tips cara memulai bisnis peternakan ayam yang bisa Anda coba, dan semoga sukses.
12. 
Peluang Bisnis Penggemukan Sapi Potong

Tuesday, 10 June 2014 23:16
Pusing setelah pensiun dan ingin memulai usaha? Atau tertantang ingin mencoba usaha baru? Jika jawabannya iya, maka usaha penggemukan sapi potong tidak ada salahnya Anda coba.
Secara umum, ada 3 cabang usaha budi daya sapi potong yang dapat Anda pilih, yaitu pembibitan, penggemukan, atau kombinasi keduanya. Baik usaha pembibitan maupun penggemukan, keduanya sama-sama memiliki peluang besar dan tantangan tersendiri jika dikembangkan. Namun pada kesempatan kali ini, kita akan kupas terlebih dahulu usaha penggemukan sapi potong.
Penggemukan Sapi, Berpeluang Besar di Tanah Air
Kegiatan usaha penggemukan sapi potong dimulai dari membeli sapi bakalan jantan berumur 2-2,5 tahun untuk digemukkan selama 3-4 bulan, kemudian dijual kembali. Berbeda dengan usaha pembibitan, dimana kegiatannya dimulai dengan memelihara sapi induk hingga dewasa dan menghasilkan pedet/bibit-bibit baru sapi bakalan untuk digemukkan.
Dengan demikian, perputaran modal pada usaha penggemukan akan jauh lebih cepat dibanding usaha pembibitan. Bayangkan, hanya dalam waktu 3-4 bulan, peternak sudah bisa menjual sapi potong-nya kembali dan mendapatkan keuntungan. Terutama, jika dijual pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, keuntungannya bisa lebih besar lagi.
Belum lagi dengan besarnya keuntungan yang akan diperoleh peternak jika dapat menggemukan sapi dengan pemberian pakan yang lebih efisien. Contohnya dengan memberi pakan berupa konsentrat dan limbah pertanian, peternak dapat menghemat biaya pakan. Di samping itu, penjualan kotoran sapi sebagai pupuk kompos dapat memberikan keuntungan tambahan.
Di sisi lain, usaha penggemukan sapi potong nampaknya akan terus mempunyai peluang yang baik. Hingga saat ini pasar daging sapi Indonesia masih terus kekurangan pasokan. Dengan populasi penduduk terbesar keempat di dunia setelah Cina, India, dan Amerika Serikat, Indonesia memiliki tingkat konsumsi daging sapi yang tinggi. Permintaan ini meningkat menjelang hari raya.
Menurut Kementerian Pertanian, kebutuhan daging nasional pada tahun 2014 diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 6% dari yang semula 549.000 ton di tahun 2013. Dari jumlah tersebut, hanya 80% yang dapat dipenuhi produksi dalam negeri, sementara sisanya dipenuhi dari impor.
Untuk mencapai kemandirian daging sapi, pemerintah telah mencanangkan program swasembada daging sapi. Program ini awalnya ditargetkan pada tahun 2010. Namun, diundur menjadi tahun 2014. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah sapi potong dalam negeri belum dapat memenuhi 90% kebutuhan konsumsi masyarakat. Itu artinya, usaha budi daya sapi potong, termasuk unit usaha penggemukannya memiliki peluang besar di tanah air.

Kendala Usaha Penggemukan Sapi

Meski usaha penggemukan sapi memiliki peluang besar, bukan berarti usaha ini akan bebas melenggang tanpa masalah. Sekelumit masalah yang biasanya muncul antara lain:
  • Butuh modal besar di awal pemeliharaan untuk membeli sapi bakalan.
  • Sulit memperoleh bakalan sapi berkualitas.
  • Harga daging sapi potong di pasaran normal tidak sebanding dengan biaya pakan yang dikeluarkan.
  • Kenaikan bobot badan sapi tidak optimal akibat serangan penyakit atau kekurangan nutrisi pakan.
  • Sulitnya pemasaran sapi potong bagi peternak pemula.

Solusi Terhadap Masalah yang Dihadapi

  • Untuk menambah modal pembelian sapi bakalan, tidak ada salahnya jika kita mengajukan kredit investasi atau pinjaman ke bank.
  • Beli bakalan sapi yang memiliki data recording baik, atau dari peternak yang berpengalaman dan terpercaya.
  • Pilih jenis sapi bakalan yang sesuai dengan kondisi lingkungan tempat usaha kita (memiliki daya adaptasi yang baik) dan memiliki sejarah mampu menghasilkan pertambahan bobot badan yang tinggi.
  • Manfaatkan limbah pertanian dan perkebunan untuk mengefisienkan biaya pakan. Perlu diketahui bahwa keberhasilan usaha penggemukan sapi potong sangat ditentukan oleh pakan. Tidak jarang kita harus memberikan pakan konsentrat (bernutrisi tinggi) lebih banyak dibanding pakan hijauan untuk mengejar pertambahan berat badan yang tinggi dalam waktu singkat. Jika konsentrat yang digunakan masih bergantung 100% pada konsentrat pabrikan, otomatis kita harus mengeluarkan biaya pakan lebih tinggi. Itu artinya, biaya produksi secara keseluruhan pun akan ikut meningkat.
  • Atasi serangan penyakit dengan memberikan obat-obatan yang sesuai. Penyakit yang masih sering menyerang sapi potong dewasa ialah cacingan. Untuk itu, berikan anthelmintik (obat cacing) saat sapi terserang cacingan, atau berikan secara berkala setiap 3-4 bulan sekali guna membasmi cacing yang sebelumnya sudah berada di dalam tubuh sapi. Beberapa produk anthelmintik Medion yang dapat digunakan untuk memberantas cacing gilig pada sapi yaitu Nemasol-KVermizyn SBKWormectin Injeksi dan Wormzol-B. Produk Wormzol-B selain efektif untuk semua stadium cacing gilig, dapat juga digunakan untuk memberantas cacing pita dan cacing hati dewasa pada sapi.
  • Berikan suplemen seperti molases, Mineral Feed Supplement S untuk membantu meningkatkan nafsu makan (konsumsi) serta menyediakan kebutuhan nutrisi mikro bagi sapi potong. Bisa diberikan pula vitamin seperti Injeksi Vitamin B Kompleks dan Vita B Plex Bolus untuk memperbaiki produktivitas. Dengan penambahan berbagai suplemen tersebut diharapkan pertambahan bobot badan sapi potong bisa lebih optimal.
  • Dalam strategi pemasaran, pilih lokasi penggemuk-an yang dekat dengan daerah konsumen (pasar). Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah melakukan distribusi, sehingga penyusutan bobot badan selama transportasi menuju pusat konsumen dapat diperkecil, biaya pengangkutan relatif murah, serta efisiensi waktu.
  • Ketika sapi sudah berhasil digemukkan, perlu dipertimbangkan apakah sapi potong akan dijual dalam kondisi hidup atau sudah dalam bentuk karkas. Jika dalam bentuk karkas, maka sebelumnya peternak harus menjalin kerjasama dengan unit (rumah potong hewan) terdekat dan sudah memiliki konsumen tetap/kontak pembelian, baik dengan pasar tradisional maupun pasar swalayan. Namun jika sapi akan dipasarkan dalam kondisi hidup, maka peternak bisa menjualnya ke pasar hewan. Namun penting bagi peternak untuk mengetahui tata niaga ternak sapi yang berlaku di berbagai wilayah, termasuk trik untuk mengurangi risiko kerugian pada saat melakukan transaksi di pasar hewan.

Kunci Sukses Budi Daya Sapi
Setelah mengetahui apa saja kendala yang akan dihadapi ketika memulai usaha penggemukan sapi potong, serta solusi mengatasi kendala tersebut, berikut kami berikan kiat-kiat bagi para calon peternak yang ingin memulai usaha penggemukan sapi:
  • Cari informasi awal sebelum beternak
    Sebaiknya calon peternak memiliki pengetahuan mengenai teknik memelihara sapi. Pengetahuan akan pasar juga penting agar peternak tidak tertipu dalam memasarkan sapi yang berhasil digemuk-kan. Informasi ini dapat diperoleh dari buku maupun artikel-artikel di majalah dan internet. Berkonsultasi dengan ahli peternakan juga menjadi alternatif yang baik untuk menggali informasi. Selain itu, saat ini juga banyak seminar maupun pelatihan yang berkaitan dengan teknis beternak.
  • Mau memulai dari skala kecil
    Tidak ada usaha yang langsung besar ketika baru dimulai. Setiap usaha dirintis dari skala kecil yang kemudian menjadi besar dengan ketekunan dan kerja keras. Modal yang besar di awal usaha bukanlah jaminan suatu usaha akan sukses. Usaha penggemukan sapi potong sendiri dapat dimulai dari kecil dengan jumlah sapi 2-4 ekor.
  • Memulai pada waktu yang tepat
    Saat yang baik untuk membeli sapi bakalan adalah menjelang hari raya Idul Fitri. Pada saat itu banyak peternak menjual sapi mereka untuk biaya merayakan Lebaran. Sapi pun bisa didapat dengan harga yang lebih murah. Sekitar 4 bulan kemudian ketika hari raya Idul Adha tiba, sapi yang telah dewasa dapat dijual kembali dengan harga berlipat. Namun, sebenarnya untuk penggemukan sapi dapat dimulai kapan saja karena masyarakat akan selalu membutuhkan daging sapi.
  • Mengembangkan usaha dari keuntungan
    Sisihkan sebagian keuntungan yang didapat untuk membeli sapi tambahan. Jika perlu, gunakan seluruh keuntungan yang didapat. Saat populasi sapi yang dimiliki sudah cukup besar, peternak dapat menikmati keuntungan yang diperolehnya. Meski memang dalam berbisnis, mental perlu dipersiapkan untuk menghadapi adanya kerugian. Terlebih lagi dalam usaha budidaya sapi, sapi bisa saja mati karena stres maupun penyakit.
  • Mencatat setiap kegiatan
    Pencatatan yang dilakukan meliputi semua kegiatan di peternakan, seperti jumlah pakan sapi dan peningkatan bobot dari bulan ke bulan. Pertambahan populasi, penjualan sapi, jumlah sapi yang sakit maupun mati, serta obat dan suplemen yang diberikan juga perlu dicatat. Ini penting untuk mengetahuitrack record kesehatan ternak terutama ketika terjadi serangan penyakit. Selain itu, pencatatan keuangan juga penting dilakukan agar besarnya modal dan keuntungan dapat diketahui secara pasti. Dengan demikian, dapat diketahui dengan jelas berapa dana yang harus dialokasikan untuk periode berikutnya.
  • Bergabung dengan kelompok ternak sapi
    Kelompok ternak dibentuk oleh peternak-peternak dengan bidang usaha sama. Dengan bergabung dalam kelompok ini, peternak dapat memperoleh banyak manfaat, seperti kemudahan mendapatkan modal berbunga rendah, memperoleh kredit dari bank, serta sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman.
  • Jangan ragu memulai pembibitan
    Banyak peternak yang enggan memulai usaha pembibitan sapi. Padahal permintaan yang tinggi akan sapi bakalan hingga saat ini belum dapat dipenuhi seluruhnya oleh usaha pembibitan sapi potong dalam negeri. Hal ini tercermin pada impor sapi bakalan yang semakin besar, serta harga sapi bakalan di dalam negeri yang semakin tinggi. Untuk itu, jangan ragu memulai usaha pembibitan sapi potong karena peluangnya juga sangat besar.

Analisis Usaha Penggemukan Sapi Potong

Untuk memberikan gambaran bagi calon peternak mengenai usaha penggemukan sapi potong, berikut kami tampilkan contoh analisis usahanya.
Asumsi yang digunakan dalam analisis ini antara lain:
  • Lahan yang digunakan merupakan tanah pekarangan yang belum dimanfaatkan dan tidak diperhitungkan untuk sewa lahannya
  • Sapi bakalan yang dipelihara: 10 ekor sapi PO
  • Harga sapi bakalan: Rp 8.000.000,-/ekor
  • Bobot badan awal sapi bakalan: 250 kg/ekor
  • Sapi dipelihara selama 4 bulan dengan pertambahan bobot badan (PBB) sekitar 0,8 kg/ekor/hari, sehingga:
PBB selama 4 bulan = 0,8 kg x 120 hari
= 96 kg/ekor
Bobot akhir sapi = 250 kg + 96 kg
= 346 kg
Bobot seluruh sapi = 346 kg x 10 ekor
= 3.460 kg
Hasil penjualan sapi = 3.460 kg x Rp. 40.000/kg bobot hidup sapi
= Rp. 138.400.000
  • Luas kandang: 45 m2
  • Biaya pembuatan kandang: Rp 400.000/m2
  • Penyusutan kandang 20% per tahun (dengan demikian penyusutan untuk satu periode ± 7%)
  • Gaji tenaga kerja (2 orang): Rp 500.000,-/bulan
  • Biaya listrik: Rp. 180.000
  • Biaya air: Rp. 225.000
  • Biaya peralatan: Rp 500.000,-/tahun, sehingga untuk satu periode Rp 170.000
  • Kotoran yang dihasilkan selama 1 periode sebanyak 5.000 kg dengan harga Rp 300,-/kg
  • Biaya pakan untuk satu periode:
  • Hijauan : 40 kg x 10 ekor x 120 hari x Rp. 100
  • Konsentrat : 3 kg x 10 ekor x 120 hari x Rp. 1.500
  • Suplemen pakan : 3 kg x 10 ekor x 120 hari x Rp. 200
  • Biaya vitamin B kompleks (1 kali pemberian selama periode pemeliharaan untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya tahan tubuh): Rp. 13.000 untuk 10 ekor sapi
  • Biaya obat cacing (1 kali pemberian selama periode pemeliharaan sebagai upaya mencegah cacingan): Rp. 50.000 untuk 10 ekor sapi
Dari hasil uraian perhitungan di atas, diperoleh nilai rasio pendapatan : biaya = 1,22. Ini artinya dalam satu periode penggemukan, dari setiap modal Rp. 100 yang dikeluarkan akan diperoleh pendapatan sebanyak Rp. 122. Selain itu, dari perhitungan di atas juga dapat diketahui nilai titik impas (Break Even Point/BEP) nya, yaitu:
1) BEP harga = total biaya : berat sapi total
= Rp. 114.898.000 : 3.460 kg
= Rp. 33.208/kg
2) BEP produksi = total biaya : harga jual sapi (per kg)
= Rp. 114.898.000 : Rp. 40.000
= 2.873 kg
Dari nilai BEP dapat disimpulkan bahwa usaha penggemukan sapi ini akan mencapai titik impas jika 10 ekor sapi mencapai bobot badan 2.873 kg atau harga jual Rp 33.208/kg.

Demikian kilas informasi mengenai peluang bisnis penggemukan sapi potong yang kami berikan. Selain informasi di atas, sebenarnya masih banyak lagi kiat-kiat yang dapat kita pelajari terkait usaha penggemukan sapi potong ini. Intinya kita harus yakin bahwa berapapun jumlah sapi yang nantinya kita gemukkan, berapapun banyak saingan kita, sapi dipastikan tetap akan laku terjual. Dengan melihat peluang yang masih terbuka lebar tersebut, siapapun dapat memulai usaha ini, asalkan ada kemauan, kemampuan, serta memiliki fasilitas penunjang. Bagaimana? Anda berminat jadi peternak sapi potong?

13.  Perencanaan Usaha Budidaya Ternak Kambing
Usaha agribisnis mempunyai kontribusi besar bagi pembangunan di Indonesia. Sektor pertanian terbukti telah mampu eksis menghadapi krisis ekonomi yang menimpa bangsa Indonesia. Untuk itu pemerintah telah mencanangkan program revitalisasi pertanian dimana dengan harapan nantinya muncul produk-produk unggulan di satu produk unggulan di tiap desa.


Pada akhirnya akan tercipta lapangan kerja baru di perdesaan sehingga dapat mengurangi urbanisasi dari perdesaan. Perencanaan adalah hal yang sangat penting dalam memulai usaha Peternakan. Perencanaan usaha akan membantu kita dalam melangkah dan membuat keputusan-.

Dengan perencanan yang matang kita bisa :
• Membayangkan (memproyeksikan) perjalanan usaha kita ke depan.
• Merancang pengelolaan sumberdaya yang ada : dana, lahan, tenaga kerja, dsb.
• Melakukan monitoring/pengawasan disaat usaha berjalan, apakah sesuai dengan rencana atau tidak, sehingga dapat diambil keputusan yang tepat.

Beberapa pertanyaan penting sebelum kita memulai beternak kambing adalah :

1. JENIS KAMBING YANG AKAN DIPELIHARA
Jenis ternak kambing yang akan kita pelihara tergantung beberapa faktor
Jenis peternakan kambing dilihat dari segi tujuannya dapat dibedakan :

a. Penggemukan (Fattening)
Yakni beternak yang tujuannya menggemukkan (membesarkan) tubuh kambing untuk meningkatkan berat badan saat penjualan. Program penggemukan ini biasanya dilakukan jika ada pasar yang telah ada atau dugaan kuat potensi pasar itu dapat diraih. Oleh karena itu penggemukan ini biasanya dilakukan peternak pada saat menjelang Hari Raya Kurban dimana kebutuhan akan kambing (jantan) sangat tinggi. Sedangkan penggemukan diluar momen tersebut sangat jarang ditemukan kecuali pada usaha peternakan yang telah mempunyai pasar tetap.

b. Pembiakan dari Bibit
Yakni beternak dengan memelihara induk dan pejantan yang tujuannya adalah menghasilkan anak, dibesarkan dan kemudian dijual. Biasanya tidak semua peternak memiliki pejantan, namun satu pejantan digilir dengan memberikan uang rokok kepada pemilik jantan sebagai penghargaan atas jasa pemeliharaan. Secara tidak langsung kebiasaan ini merupakan teknik peningkatan produktivitas jantan dan efisiensi biaya.
Usia anak yang dijual juga bervariasi, kadang anak lepas sapih, dari dan kebanyakan adalah penjualan saat kambing dewasa.

c. Peternakan Perbibitan (Penghasil Bibit/Breeding)
Yakni beternak dengan tujuan untuk menghasilkan kambing kualitas bibit. Usaha pembibitan ini jarang dilakukan oleh masyarakat karena memiliki persyaratan dan perlakuan khusus selama proses pemeliharaan berlangsung seperti kualitas induk dan pejantan yang bagus, proses seleksi anak, dan tata cara kawin harus memperhatikan silsilah yang baik.

JENIS PETERNAKAN DAN SKALA(BESAR/KECIL) YANG AKAN DIKEMBANGKAN?

1. Jenis Ternak
2. Jenis Peternakan dan skala yang akan dikembangkan

Sedangkan dari Skala Usaha, peternakan dapat dibedakan :

a. Peternakan Skala Rumah Tangga
Yakni usaha peternakan yang diusahakan oleh masyarakat disekitar rumah mereka, atau seringkali bergabung dengan bangunan rumah. Jumlah kambing yang dipelihara biasanya paling banyak 20 ekor.

b. Peternakan Skala Kecil
Yakni usaha peternakan yang lebih besar dari skala rumah tangga hingga jumlah 500 ekor. Biasanya peternakan ini dikembangkan karena memiliki pasar tetap.

c. Peternakan Skala Menengah
Yakni usaha peternakan dengan jumlah ternak antara 500-1000 ekor. Di Indonesia, usaha peternakan kambing skala menengah ini masih sangat minim jumlahnya.

d. Peternakan Skala Besar
Yakni usaha peternakan kambing dengan jumlah kambing diatas 1000 ekor. Skala ini asih sangat jarang dilakukan di Indonesia. Kalaupun ada sifatnya hanyalah sebagai Holding Ground (conditioning phase) sebelum dilepas ke pasar. Sedangkan untuk jenis perbibitan, boleh dikatakan (hampir) tidak ada.


Perencanaan
Pemilihan Skala ini akan sangat berpengaruh terhadap :

a. Besarnya investasi
b. Teknik pengelolaan (manajemen) peternakan
c. Jaringan pasar yang harus dibentuk


DAYA DUKUNG DARI LINGKUNGAN

a. Lahan
Lahan diperlukan sebagai tempat pembangunan kandang, tempat menampung limbah baik kotoran (feses), air kencing (urine), dan mungkin sebagai lahan untuk menanam rumput.
Luas lahan yang diperlukan sangat tergantung dari jumlah ternak. Luas lahan akan bertambah jika ada program untuk penanaman rumput.

b. Iklim
masing-masing ternak mempunyai secara fisiologis memerlukan kondisi lingkungan yag tidak berbeda. Secara umum, kambing lokal Indonesia akan dapat berkembang dengan baik kisaran suhu 20-29 derajat celcius.
Jika pakan ternak sangat tergantung dengan pasokan hijauan, maka penting diperhatikan panjangnya musim hujan dan musim kemarau. Semakin pendek musim kemarau akan semakin baik.

c. Potensi Hijauan Makanan Ternak
Sumber HMT dapat dibagi dua yaitu rumput lapang (liar) dan rumput semaian (sengaja dipelihara).
Jika mengandalkan keberadaan rumput liar, penting diperhatikan populasi ternak yang mengkonsumsi rumput liar di wilayah tersebut. Umumnya Dinas Peternakan memiliki data tentang Kapasitas Peningkatan Populasi Ternak ruinansia (KPPTR) dan Potensi Maksimum berdasarkan Sumber Daya Lahan (PMSL).
Jika ada program penanaman rumput, penting diperhatikan luasan lahan yang diperlukan, rotasi panen dan rotasi pemeliharaan.

d. Potensi Makanan Non Hijauan
Untuk memberikan makanan yang bervariasi dan mengurangi ketergantungan dari pakan hijauan, dapat juga diinventarisasi potensi pakan non hijauan, seperti onggok singkong.
Jika pasokan pakan non hijauan dari pembelian, maka penting diperhatikan hitungan ekonomisnya.

e. Keterampilan yang dimiliki SDM
Sangat penting diperhatikan keterampilan SDM dalam memelihara kambing, sebab kesalahan sedikit saja dalam pengelolaan dapat mengakibatkan ternak sakit, pertumbuhan kurang,bahkan resiko kematian. Untuk itu sebelum dijalankan, tenaga pengelola harus mendapatkan keterampilan yang cukup.

f. Dukungan Dana dan Sistem Kerjasama
Dana untuk memulai usaha ternak kambing tidak harus dari diri sendiri. Sangat dimungkinkan untuk melakukan kerjasama dengan orang lain dengan melakukan kerjasama kemitraan (syirkah)
Yang penting di dalam syirkah adalah akad yang dilakukan harus jelas. Mulai dari besarnya dukungan dana, patungan dana jika sama-sama mempunyai andil modal, sistem bagi hasilnya (persentase pembagian keuntungan) dan tanggung jawab masing-masing pihak atas resiko kegagalan.

4. Peluang Pasar

Di daerah-daerah pedesaan sebagian besar masyarakat menjual ternak kambingnya melalui pedagang pengumpul (blantik). Resikonya adalah harga yang tentu lebih rendah (bahkan tidak jarang ditekan) dari harga di pasar. Hal ini terjadi karena biasanya peternak tidak memiliki informasi tentang harga pasar, mekanisme penjualan di pasar, adanya jaringan pedagang kambing, dan kadang peternak tidak mau repot-repot ke pasar.
Namun diwaktu mendatang perlu diusahakan jaringan pemasaran bagi peternak agar manfaat yang diperoleh juga maksimal.
Paling tidak ada tiga aspek yang penting untuk diproyeksikan, yaitu :

1. Membuat proyeksi populasi ternak di kandang
Proyeksi ini dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan jumlah kambing dan berbagai jenis umurnya di waktu ke depan. Sehingga dapat diperkirakan kebutuhan sumberdaya pada selang waktu tertentu misalnya kapan harus menambah jumlah pakan, kapan menambah kandang, kapan perlu menambah tenaga kerja, dan kapan akan ada ternak yang dapat dipasarkan.
Asumsi yang harus dipenuhi untuk membuat proyeksi ini adalah :

a. Jumlah Induk dan Pejantan yang akan dipelihara
b. Asumsi harga beli dan harga jual
c. Waktu kawin betina setelah melahirkan
d. Koefisien kematian (mortalitas) dari anak
e. Koefisien Produksi betina per kelahiran

2. Membuat Proyeksi Aliran Kas (Cash Flow)
Yakni proyeksi pemasukan dan pengeluaran uang kas. Proyeksi ini penting untuk melihat periode pengeluaran dan pemasukan kas sehingga dapat dilakukan penjadualan kapan harus menyediakan uang dan kapan akan menerima uang.

3. Membuat Proyeksi Pemasaran
Yakni perkiraan kapan usaha peternakan yanng dijalankan akan menghasilkan produk yang siap dijual. Asumsi yang harus ada adalah produk apa, atau kambing umur berapa yang akan dijual.
Proyeksi ini akan lebih baik jika telah ada gambaran tujuan pemasaran, sehingga selama mas produksi (pemeliharaan) di kandang dapat dilakukan pendekatan kepada calon pembeli.

4. Membuat Proyeksi Laba Rugi
Yakni perkiraan selisih antara pendapatan dan biaya yang dikeluarkan selama berlangsungnya usaha. Dalam usaha skala rumah tangga, biasanya lemah di pencatatan dan bercampurnya antara uang dapur dan uang untuk usaha.

14.

Panduan lengkap budidaya ikan lele

Panduan praktis budidaya ikan lele
Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sanggup hidup dalam kepadatan tinggi. Ikan ini memiliki tingkat konversi pakan menjadi bobot tubuh yang baik. Dengan sifat seperti ini, budidaya ikan lele akan sangat menguntungkan bila dilakukan secara intensif.
Terdapat dua segmen usaha budidaya ikan lele, yaitu segmen pembenihan dan segmen pembesaran. Segmen pembenihan betjuan untuk menghasilkan benih ikan lele, sedangkan segmen pembesaran bertujuan untuk menghasilkan ikan lele siap konsumsi. Pada kesempatan kali ini alamtani akan membahas tahap-tahap persiapan budidaya ikan lele segmen pembesaran.

Penyiapan kolam tempat budidaya ikan lele

Ada berbagai macam tipe kolam yang bisa digunakan untuk tempat budidaya ikan lele. Setiap tipe kolam memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing bila ditinjau dari segi usaha budidaya. Untuk memutuskan kolam apa yang cocok, harap pertimbangkan kondisi lingkungan, ketersediaan tenaga kerja dan sumber dana ada.
Tipe-tipe kolam yang umum digunakan dalam budidaya ikan lele adalah kolam tanah, kolam semen, kolam terpal, jaring apung dan keramba. Namun dalam artikel ini kita akan membahas kolam tanah, mengingat jenis kolam ini paling banyak digunakan oleh para peternak ikan. Sebagai pengetahuan tambahan, silahkan baca cara membuat kolam ikan. Tahapan yang harus dilakukan dalam menyiapkan kolam tanah adalah sebagai berikut:

a. Pengeringan dan pengolahan tanah

Sebelum benih ikan lele ditebarkan, kolam harus dikeringkan telebih dahulu. Lama pegeringan berkisar 3-7 hari atau bergantung pada teriknya sinar matahari. Sebagai patokan, apabila permukaan tanah sudah retak-retak, kolam bisa dianggap sudah cukup kering.
Pengeringan kolam bertujuan untuk memutus keberadaan mikroorganisme jahat yang menyebabkan bibit penyakit. Mikroorganisme tersebut bisa bekembang dari periode budidaya ikan lele sebelumnya. Dengan pengeringan dan penjemuran, sebagian besar mikroorganisme patogen akan mati.
Setelah dikeringkan, permukaan tanah dibajak atau dibalik dengan cangkul. Pembajakan tanah diperlukan untuk memperbaiki kegemburan tanah dan membuang gas beracun yang tertimbun di dalam tanah.
Bersamaan dengan proses pembajakan, angkat lapisan lumpur hitam yang terdapat di dasar kolam. Lumpur tersebut biasanya berbau busuk karena menyimpan gas-gas beracun seperti amonia dan hidrogen sulfida. Gas-gas itu terbentuk dari tumpukan sisa pakan yang tidak dimakan ikan.

b. Pengapuran dan pemupukan

Pengapuran berfungsi untuk menyeimbangkan keasaman kolam dan membantu memberantas mikroorganisme patogen. Jenis kapur yang digunakan adalah dolomit atau kapur tohor.
Pengapuran dilakukan dengan cara ditebar secara merata di permukaan dasar kolam. Setelah ditebari kapur, balik tanah agar kapur meresap ke bagian dalam. Dosis yang diperlukan untuk pengapuran adalah 250-750 gram per meter persegi, atau tergantung pada derajat keasaman tanah. Semakin asam tanah semakin banyak kapur yang dibutuhkan.
Langkah selanjutnya adalah pemupukan. Gunakan paduan pupuk organikditambah urea dan TSP. Jenis pupuk organik yang dianjurkan adalah pupuk kandang atau pupuk kompos. Dosisnya sebanyak 250-500 gram per meter persegi. Sedangkan pupuk kimianya adalah urea dan TSP masing-masing 15 gram dan 10 gram per meter persegi. Pemupukan dasar kolam bertujuan untuk menyediakan nutrisi bagi biota air seperti fitoplankton dan cacing. Biota tersebut berguna untuk makanan alami ikan lele.

c. Pengaturan air kolam

Ketinggian air yang ideal untuk budidaya ikan lele adalah 100-120 cm. Pengisian kolam dilakukan secara bertahap. Setelah kolam dipupuk, isi dengan air sampai batas 30-40 cm. Biarkan kolam tersinari matahari selama satu minggu.
Dengan kedalaman seperti itu, sinar matahari masih bisa tembus hingga dasar kolam dan memungkinkan biota dasar kolam seperti fitoplankton tumbuh dengan baik. Air kolam yang sudah ditumbuhi fitoplankton berwarna kehijauan.
Setelah satu minggu, benih ikan lele siap ditebar. Selanjutnya, air kolam ditambah secara berkala sesuai dengan pertumbuhan ikan lele sampai pada ketinggian ideal.
Panduan budidaya ikan lele

Pemilihan benih ikan lele

Tingkat kesuksesan budidaya ikan lele sangat ditentukan oleh kualitas benih yang ditebar. Ada beberapa jenis ikan lele yang biasa dibudidayakan di Indonesia. Silahkan baca lebih lanjut mengenai jenis-jenis ikan lele budidaya.
Kami merekomendasikan jenis ikan lele Sangkuriang yang dikembangkanBBPBAT Sukabumi. Ikan lele sangkuriang merupakan hasil perbaikan dari lele dumbo. BBPBAT mengembangkan ikan lele sangkuriang karena kualitas lele dumbo yang saat ini beredar di masyarakat semakin menurun dari waktu ke waktu.
Benih ikan lele bisa kita dapatkan dengan cara membeli atau melakukan pembenihan ikan lele sendiri. Untuk membuat pembenihan sendiri silahkan bacacara pembenihan ikan lele dan teknik pemijahan ikan lele.

a. Syarat benih unggul

Benih yang ditebar harus benih yang benar-benar sehat. Ciri-ciri benih yang sehat gerakannya lincah, tidak terdapat cacat atau luka dipermukaan tubuhnya, bebas dari bibit penyakit dan gerakan renangnya normal. Untuk menguji gerakannya, tempatkan ikan pada arus air. Jika ikan tersebut menantang arah arus air dan bisa bertahan berarti gerakan renangnya baik.
Ukuran benih untuk budidaya ikan lele biasanya memiliki panjang sekitar 5-7 cm. Usahakan ukurannya rata agar ikan bisa tumbuh dan berkembang serempak. Dari benih sebesar itu, dalam jangka waktu pemeliharaan 2,5-3,5 bulan akan didapatkan lele ukuran konsumsi sebesar 9-12 ekor per kilogram.

b. Cara menebar benih

Sebelum benih ditebar, lakukan penyesuaian iklim terlebih dahulu. Caranya, masukan benih dengan wadahnya (ember/jeriken) ke dalam kolam. Biarkan selama 15 menit agar terjadi penyesuaian suhu tempat benih dengan suhu kolam sebagai lingkungan barunya. Miringkan wadah dan biarkan benih keluar dengan sendirinya. Metode ini bermanfaat mencegah stres pada benih.
Tebarkan benih ikan lele ke dalam kolam dengan kepadatan 200-400 ekor per meter persegi. Semakin baik kualitas air kolam, semakin tinggi jumlah benih yang bisa ditampung. Hendaknya tinggi air tidak lebih dari 40 cm saat benih ditebar. Hal ini menjaga agar benih ikan bisa menjangkau permukaan air untuk mengambil pakan atau bernapas. Pengisian kolam berikutnya disesuaikan dengan ukuran tubuh ikan sampai mencapai ketinggian air yang ideal.
Menentukan kapasitas kolam
Berikut ini cara menghitung kapasitas kolam untuk budidaya ikan lele secara intensif. Asumsi kedalaman kolam 1-1,5 meter (kedalaman yang dianjurkan). Maka kepadatan tebar bibit lele yang dianjurkan adalah 200-400 ekor per meter persegi. Contoh, untuk kolam berukuran 3 x 4 meter maka jumlah bibit ikannya minimal (3×4) x 200 = 2400 ekor, maksimal (3×4) x 400 = 4800 ekor.
Catatan: kolam tanah kapaistasnya lebih sedikit dari kolam tembok.

Pakan untuk budidaya ikan lele

Pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan lele. Ada banyak sekali merek dan ragam pakan di pasaran. Pakan ikan lele yang baik adalah pakan yang menawarkan Food Convertion Ratio (FCR) lebih kecil dari satu. FCR adalah rasio jumlah pakan berbanding pertumbuhan daging. Semakin kecil nilai FCR, semakin baik kualitas pakan.
Untuk mencapai hasil maksimal dengan biaya yang minimal, terapkan pemberian pakan utama dan pakan tambahan secara berimbang. Bila pakan pabrik terasa mahal, silahkan coba membuat sendiri pakan lele alternatif.

a. Pemberian pakan utama

Sebagai ikan karnivora, pakan ikan lele harus banyak mengandung protein hewani. Secara umum kandungan nutrisi yang dibutuhkan ikan lele adalah protein (minimal 30%), lemak (4-16%), karbohidrat (15-20%), vitamin dan mineral.
Berbagai pelet yang dijual dipasaran rata-rata sudah dilengkapi dengan keterangan kandungan nutrisi. Tinggal kita pandai-pandai memilih mana yang bisa dipercaya. Ingat, jangan sampai membeli pakan kadaluarsa.
Pakan harus diberikan sesuai dengan kebutuhan. Secara umum setiap harinya ikan lele memerlukan pakan 3-6% dari bobot tubuhnya. Misalnya, ikan lele dengan bobot 50 gram memerlukan pakan sebanyak 2,5 gram (5% bobot tubuh) per ekor. Kemudian setiap 10 hari ambil samplingnya, lalu timbang dan sesuaikan lagi jumlah pakan yang diberikan. Dua minggu menjelang panen, persentase pemberian pakan dikurangi menjadi 3% dari bobot tubuh.
Jadwal pemberian pakan sebaiknya disesuaikan dengan nafsu makan ikan. Frekuensinya 4-5 kali sehari. Frekuensi pemberian pakan pada ikan yang masih kecil harus lebih sering. Waktu pemberian pakan bisa pagi, siang, sore dan malam hari.
Ikan lele merupakan hewan nokturnal, aktif pada malam hari. Pertimbangkan pemberian pakan lebih banyak pada sore dan malam hari. Si pemberi pakan harus jeli melihat reaksi ikan. Berikan pakan saat ikan lele agresif menyantap pakan dan berhenti apabila ikan sudah terlihat malas untuk menyantapnya.

b. Pemberian pakan tambahan

Selain pakan utama, bisa dipertimbangkan juga untuk memberi pakan tambahan. Pemberian pakan tambahan sangat menolong menghemat biaya pengeluaran pakan yang menguras kantong.
Apabila kolam kita dekat dengan pelelangan ikan, bisa dipertimbangkan pemberian ikan rucah segar. Ikan rucah adalah hasil ikan tangkapan dari laut yang tidak layak dikonsumsi manusia karena ukuran atau cacat dalam penangkapannya. Bisa juga dengan membuat belatung dari campuran ampas tahu.
Keong mas dan limbah ayam bisa diberikan dengan pengolahan terlebih dahulu. Pengolahannya bisa dilakukan dengan perebusan. Kemudian pisahkan daging keong mas dengan cangkangnya, lalu dicincang. Untuk limbah ayam bersihkan bulu-bulunya sebelum diumpankan pada lele.
Satu hal yang harus diperhatikan dalam memberikan pakan ikan lele, jangan sampai telat atau kurang. Karena ikan lele mempunyai sifat kanibal, yakni suka memangsa sejenisnya. Apabila kekurangan pakan, ikan-ikan yang lebih besar ukurannya akan memangsa ikan yang lebih kecil.

Pengelolaan air

Hal penting lain dalam budidaya ikan lele adalah pengelolaan air kolam. Untuk mendapatkan hasil maksimal kualitas dan kuantitas air harus tetap terjaga.
Awasi kualitas air dari timbunan sisa pakan yang tidak habis di dasar kolam. Timbunan tersebut akan menimbulkan gas amonia atau hidrogen sulfida yang dicirikan dengan adanya bau busuk.
Apabila sudah muncul bau busuk, buang sepertiga air bagian bawah. Kemudian isi lagi dengan air baru. Frekuensi pembuangan air sangat tergantung pada kebiasaan pemberian pakan. Apabila dalam pemberian pakan banyak menimbulkan sisa, pergantian air akan lebih sering dilakukan.

Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang paling umum dalam budidaya ikan lele antara lain hama predator seperti linsang, ular, sero, musang air dan burung. Sedangkan hama yang menjadi pesaing antara lain ikan mujair. Untuk mencegahnya yaitu dengan memasang saringan pada jalan masuk dan keluar air atau memasang pagar di sekeliling kolam.
Penyakit pada budidaya ikan lele bisa datang dari protozoa, bakteri dan virus. Ketiga mikroorganisme ini menyebabkan berbagai penyakit yang mematikan. Beberapa diantaranya adalah bintik putih, kembung perut dan luka di kepala dan ekor.
Untuk mencegah timbulnya penyakit infeksi adalah dengan menjaga kualitas air, mengontrol kelebihan pakan, menjaga kebersihan kolam, dan mempertahankan suhu kolam pada kisaran 28oC. Selain penyakit infeksi, ikan lele juga bisa terserang penyakit non-infeksi seperti kuning, kekurangan vitamin dan lain-lain. Untuk mengetahui lebih jauh tentang pengendalian penyakit silahkan baca pengendalian hama dan penyakit ikan lele.

Panen budidaya ikan lele

Ikan lele bisa dipanen setelah mencapai ukuran 9-12 ekor per kg. Ukuran sebesar itu bisa dicapai dalam tempo 2,5-3,5 bulan dari benih berukuran 5-7 cm. Berbeda dengan konsumsi domestik, ikan lele untuk tujuan ekspor biasanya mencapai ukuran 500 gram per ekor.
Satu hari (24 jam) sebelum panen, sebaiknya ikan lele tidak diberi pakan agar tidak buang kotoran saat diangkut. Pada saat ikan lele dipanen lakukan sortasi untuk misahkan lele berdasarkan ukurannya. Pemisahan ukuran berdampak pada harga. Ikan lele yang sudah disortasi berdasarkan ukuran akan meningkatkan pendapatan bagi peternak.
15. 

Gambaran Singkat Bisnis Konveksi

kaos gaul indonesia
Salah satu usaha yang tak pernah lesu dan selalu bisa bertahan dari berbagai kondisi ekonomi bangsa adalah usaha konveksi, karena merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Usaha konveksi ada beraneka ragam, misalnya usaha konveksi pakaian anak-anak, konveksi tas dan dompet, usaha konveksi berupa pembuatan topi, kerudung, kaos gaul, dan sebagainya. Usaha konveksi mirip dengan industri garment, namun menurut pendapat beberapa pengusaha, usaha konveksi sedikit berbeda dengan usaha garment. Pada usaha garment (contohnya pakaian kantoran) masing-masing kelompok kerja mengerjakan sub bagian tertentu. Ada tim kerja yang khusus membuat kerahnya, ada yang khusus mengukur dan memotong kain, ada bagian yang spesial menjahit (merakit), dan ada kelompok yang bertugas pada bagian akhir (merapikan / menyeterika). Sedangkan pada usaha konveksi, setiap orang (tim) bertugas  menyelesaikan secara menyeluruh yang disebut dengan istilah CMT (Cutting, Making, Trimming) yaitu mulai dari memotong/ mengukur, membuat, dan merapikan. Untuk anda yang berniat akan mencoba keberuntungan dalam dunia fashion (konveksi), ada beberapa hal yang perlu anda ketahui :

1. Penentuan Jenis Usaha Konveksi
Sebelum anda memulai usaha konveksi, ada baiknya anda meriset (survey) atau menduga-duga terlebih dahulu jenis konveksi apa yang akan anda bangun. Apakah anda akan buat khusus baju anak-anak saja, kaos gaul, pakaian kantor, konveksi topi, tas, dompet, baju model terbaru, atau menggabungkan beberapa diantaranya. Sesuaikanlah dengan target konsumen yang berpotensi mendatangkan untung besar di wilayah anda.

2. Persiapan Modal Usaha
Dalam membangun bisnis konveksi, anda harus memeprsiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Yang pertama dipersiapkan tentunya tempat kerja usaha konveksi. Luas bangunan tergantung jumlah mesin dan kapasitas usaha konveksi anda. Selanjutnya membeli peralatan dan bahan konveksi, antara lain :
  • Mesin jahit, misalnya 4 buah (@ Rp. 1.000.000
  • Sewa tempat / gudang (harga nego)
  • Beli bahan konveksi (kain, kancing, benang, dsb) dengan jumlah modal tergantung besar kecil usaha anda (bagi pemula biasanya kurang lebih Rp.10.000.000,-)
  • Beli peralatan tambahan (jarum, gunting, pensil kain, dsb = Rp. 1.000.000)
  • Biaya gaji karyawan (nego)
  • Biaya transportasi untuk pengiriman ke pelanggan
  • Uang cadangan (biaya tak terduga)
  • Adapun peralatan tambahan lainnya dalam bisnis konveksi adalah mesin overdeck, mesin obras, mesin potong,  mesin bordiran, dan peralatan sablon, serta setrika.


3. Ciptakan Ide Kreatif
Agar anda sukses dalam bisnis konveksi, anda harus punya ide yang unik, kreatif, dan menarik. Contohnya kaos dagadu jogja dan joger di Bali, yang khusus memproduksi kaos-kaos gaul dengan sablonan kata-kata dan gambar yang lucu dan unik. Atau ketika lagu Keong Racun ngehits, ada pengusaha konveksi yang menciptakan celana / rok keong racun. Baju Monahara diproduksi tatkala di media massa tengah gencar gosip Manohara (mantan istri Pangeran Klantan Malaysia). Untuk model fashion terbaru, bisa anda lihat pakaian artis-artis sinetron sebagai panduan inspirasinya. Ide kreatif dalam model dan pola akan mampu menjadikan anda sukses, punya brand bagus, bahkan mungkin bisa menjadikan trendsetter, khususnya di wilayah anda.

4. Persiapan Pemasaran
Ada baiknya sebelum anda membangun usaha konveksi, anda telah mempunyai koneksi untuk memasarkan produk anda, misalnya teman-teman yang bekerja di salah satu perusahaan, keluarga yang kerja di sekolah (pakaian seragam), atau toko-toko baju di wilayah anda. Atau jika anda ingin membangun bisnis konveksi dengan prinsip one stop bussines, anda harus menciptakan produk sendiri, merk sendiri, dan punya toko sendiri. Selain melalui teman dan keluarga, anda bisa memasarkan produk fashion anda melalui penyebaran pamflet, beriklan di surat kabar dan radio, dan yang paling trend saat ini adalah memanfaatkan jejaring sosial (misal facebook dan tweeter).

5. Mengelola Usaha
Kelolalah bisnis anda secara profesional, mulai dari penanganan produk, manajemen karyawan, hingga servis ke konsumen. Ingatlah prinsip pembuatan produk : “Mutu adalah Ratu”. Ikutilah trend yang sedang digemari dan modifikasilah untuk membuatnya lebih menarik.

6. Kendala dalam Usaha Konveksi
Dalam membangun usaha konveksi di Indonesia, ada beberapa kendala yang dialami, antara lain :
  • Mutu produk tekstil dan pakaian jadi di Indonesia umunya masih belum mampu menembus pasar global, namun beberapa diantaranya sudah dipercaya oleh perusahaan luar negeri.
  • Adanya serbuan produk murah dari negara tetangga, seperti pakaian jadi dari negara China (namun kualitas masih rendah)
  • Masih kalah dengan merek internasional (namun produk tersebut harganya mahal)
  • Perubahan yang cepat dalam trend busana, terkadang membuat para pengusaha konveksi/garment bisa mengalami kerugian karena terlambat memasuki pasar, sementara kepopuleran produk tersebut sudah mulai memudar di mata konsumen. 
  • Pengaturan tata niaga dalam pembagian kuota ekspor konveksi menurut beberapa produsen masih belum bagus.

16.

Peluang menjanjikan bisnis sayuran organik

Peluang menjanjikan bisnis sayuran organik
Belakangan ini, makin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mengkonsumsi makanan sehat. Salah satunya dengan mengkonsumsi sayuran organik.
Penyuka sayuran tanpa zat kimia buatan itu rela merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan produk makanan sehat. Tak heran, banyak petani menangkap peluang ini dengan merintis usaha pertanian organik.
Salah satunya adalah Rezki Yani Anto (32), pemilik Yani Farm Organik di Bandung, Jawa Barat. Rezki merintis pertanian organik di lahan seluas 1,5 hektare (ha) sejak tahun 2014. 
Pria lulusan sarjana informatika ini mengaku tertarik mengembangkan pertanian organik karena peluangnya menjanjikan. "Kebetulan juga ada lahan kosong di Bandung yang bisa saya olah secara efektif," katanya.
Menurut Rezki, pertanian organik lebih menguntungkan karena harga jualnya lebih tinggi dari sayuran anorganik. “Harganya juga relatif stabil,” ujarnya.
Rezki hanya menanam dua jenis sayuran organik, yakni Spinach (Horenzo) dan selada Australia (Romaine lettuce). "Saya panen setiap 30 hari sekali," ucapnya.
Hasil panen tersebut dipasok ke supermarket dan restoran Jepang. Sekali panen, ia bisa mengantongi omzet hingga Rp 100 juta per bulan. Omzetnya lumayan besar karena harga jualnya memang tinggi.
Menurut Rezki, selisih harga dengan sayur anorganik mencapai 100%. Keuntungan lainnya, harga relatif stabil. Kendati hasilnya lumayan, ia harus merogoh kocek dalam buat modal awal merintis usaha ini.
Ia mengaku, menghabiskan biaya hingga hingga Rp 870 juta untuk merintis pertanian organik. Biaya tersebut banyak terpakai buat membangun green house. Sedangkan biaya perawatan tidak besar.
Paling banyak, kata dia, buat membayar gaji pekerja. Saat ini, ia mempekerjakan 30 orang karyawan. “Sebanyak 20 orang di lapangan dan 10 orang lagi di pembenihan,” paparnya.
Pemain lainnya adalah Vila Botani sebuah kawasan wisata di Bogor yang juga mengembangkan perkebunan organik sejak tahun 2006. Khusus untuk perkebunan organik memakan lahan seluas 1 ha. “Sementara untuk kawasan wisata luasnya 5 ha,” kata Oting, pengelola Vila Botani.
Vila Botani menanam berbagai macam sayuran organik, seperti bayam, wortel, buncis dan lain-lain. Aneka sayuran ini bisa dipanen setiap dua kali dalam seminggu, dengan volume panen mencapai 200 kilogram (kg).
Sayuran organik itu dijual secara delivery ke rumah-rumah dan beberapa apotek serta toko di Bogor. “Saat ini langganan tetap kami ada 20 rumah, biasanya mereka pesan dan kami antar ke rumahnya,” kata Oting.

1 komentar:

  1. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    BalasHapus